PERHITUNGAN METODE MOORA

Menurut (Hasibuan., 2019) metode moora adalah metode yang diperkenalkan oleh Brauers dan Zavadkas (2017) dalam suatu pengambilan keputusan multi-kriteria. Metode ini memiliki tingkat fleksibilitas dan kemudahan untuk dipahami dalam memisahkan tujuan dari suatu proses kedalam kriteria bobot keputusan dengan beberapa kriteria pengambilan keputusan. Metode ini juga dapat mengoptimalkan tujuan dari suatu kriteria yang mana tujuan dari kriteria tersebut dapat bernilai menguntungkan (benefit) dan/atau yang biaya (cost).

LANGAH - LANGKAH PERHITUNGAN METODE MOORA

  1. mendapatkan alternatif
  2. menentukan kriteria yang akan digunakan
  3. Matriks keputusan
  4. melakukan normalisasi matrils
  5. mencari nilai preferensi

contoh kasus :

sebuah toko bangunan membutuhkan 1 orang untuk menjadi karyawan di di toko tersebut, sehingga membuka lowongan pekerjaan.

ada 3 calon karyawan atau alternatif yang mendaftar sebagai karyawan toko bangunan yaitu:

  1. afdal
  2. sardi
  3. faisal
toko bangunan menetapkan 3 syarat  atau kriteria utama yang harus dipenuhi oleh calon karyawan agar dapat diterima sebagai karyawan yaitu :

  1. ijasa
  2. pengalaman kerja
  3. kerapian

matriks keputusan
matriks keputusan merupakan penilaian yang di ambil dari masing - masing alternatif pada setiap kriteria berikut merupakan matriks keputusan yang di dapat:

Normalisasi matriks 
setelah melakukan matriks keputusan tahapan selanjutnya yaitu melakukan normalisasi matriks menggunakan rumus berikut:

dimana:
i  = nilai kriteria
j = alternatif

penerapan perhitungan:

Normalisasi pada setiap alternatif pada kriteria ijasa


Normalisasi pada setiap alternatif pada kriteria pengalaman kerja


Normalisasi pada setiap alternatif pada kriteria kerapian


setelah mandapat hasil normalisasi selanjutnya membuat tabel matriks ternormalisasi 


tahap selanjutnya yaitu menghitung nilai preferensi atau hasil akhir dari perhitungan metode MOORA dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
dimana perhitungan dilakukan dengan cara mengkalikan masing masing nilai yang telah ternormalisasi dengan bobot kriteria. contohnya sebagai berikut:


dari perhitungan nilai preferensi diatas maka dapat disimpulkan bahwa calon karyawan yang akan diterima menjadi karyawan di toko bangunan adalah faisal dengan nilai yang paling tinggi yaitu : 2,5280.

kalau masih bingung silahkan bertanya di kolom komentar......

 SEMOGA BERMANFAAT

SELAMAT MENCOBA





Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PERHITUNGAN METODE MOORA"

Posting Komentar